Tampilkan postingan dengan label Sebuah Syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sebuah Syair. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

Sadari Dirimu



Berjalan..., ku langkahkan kaki
penuh arti dan penuh teka-teki
sejenak pula aku terhenti,
ingin tau arti disetiap langkah yg tlah aku lalui.

Hay engkau yg melihatku,
apa maksud tatapan dan celotehanmu...?
Sini mendekat padaku
jgn bersilat lidah dibelakangku...

Kini aku kan menjadi aku
bukan aku yg dahulu selalu tergantung padamu,
akan ku rubah semua tangisku
menjadi senyum dan bahagiaku...

Sudah cukup permainanmu,
sudah cukup tangis dan perih luka hatiku.,
terimakasih atas segala cacian dan fitnaan yg kau lontarkan padaku.

Ku tutup mata, ku tutup telinga..,
terbuka hati dan kuberdoa
semoga Tuhan membalas kebaikan serta memberi kesadaran dan jalan yg terang,
aku doakan...

Jumat, 16 November 2012

Merpati Putihku



Merpatiku terbanglah tinggi ke angkasa, kepakan sayap2mu, Sapalah dgn penuh lembut awan-awan putih yang kau lewati dlm perjalananmu, Jadikanlah putihnya sebagai kanvas untuk melukiskan asa dan rasamu. Ambilah warnanya dari pelangi yang ada di sekitarmu, agar ia menjadi indah.

Lintasilah samudra, tataplah birunya yg berpadu dgn putihnya rangkaian ombak yg beriringan, biarkan ia berikan ketenangan
dan kedamaian. Birunya adlh rindu yg selalu menunggu, putihnya adlh kesejatian harapan yg tdk pernah letih. Nikmati indahnya gugusan pulau2 yg berangkai, bersatu padu seperti asa dan rasamu yg berangkai yg tak pernah putus.

Lewatilah sahara, walau tak ada air, walau tak ada rumput, walau tak ada taman bunga yg indah. Namun ia justru menyimpan kekuatan dan ketegaran. Ambilah terik dan panasnya, jadikanlah ia energi yg akan terus membakar motivasimu untuk terus kepakan sayap2mu tiada henti. Setiap kepakan sayapmu adlh perjuangan. Setiap tetesan peluh yg terjatuh akan menjadi penanda bagi setiap anak zaman bahwa kau tdk pernah menyerah.

Jelajahi benua, ada banyak warna, ada sejuta pesona yg akan kau temukan. Ada banyak ragam, ada banyak macam, ada banyak jenis pengkategorian kehidupan. Ada ragam budaya dan bahasa yg mungkin kau tak pahami, sapalah mereka dgn senyum, cinta dan kasih sayangmu. Itu merupakan bahasa yg paling universal yg dpt menyatukan gugusan antar benua, merajutkan hati antar anak manusia. Sehingga kau pun menjadi perlambang kedamaian antar anak manusia.

Kelilingilah dunia,, sehingga kau dapatkan bhw bumi ini adlh benar2 bulat. Namun tdk akan pernah tahu di mana, awal dan ujung lingkaran ini. Tapi biarlah.. bumi ini tetap bulat, sebulat tekad dan citamu untuk mendapatkan kebahagiaan yg hakiki. Jangan pernah menyerah sehingga pd akhirnya kau akan benar2 singgah pd dataran yg kau impikan, yg penuh cinta, yg bertabur kasih sayang. Bukan kembali ke tempat semula dimana kau mulai kepakan sayapmu…, Bahagiamu adlh cinta terbesarku untukmu.

Merpatiku terbang tinggi,
Kepakkan terus sayap2mu.

Jangan pernah lelah,
Jangan pernah menyerah,
Buanglah segala ragu,
Rendalah asamu,
Raihlah citamu,
Wujudkan mimpimu

Doa ini akan selalu menyertaimu

Rindu ini sakan selalu mengiringimu

Cinta ini akan selalu mengalun syahdu

Di ujung yang paling ujung

Ku tetap menunggu

Ku tetap merindu..

Kamis, 15 November 2012

Kegalauan Pagiku kali ini.



Seperti biasa..
Aku terbit dari mimpi..,
Mimpi yg begitu indah..,
Bertemu dgn hadirmu..,

Usai semalam melepas rindu..,
Begitu cepat suasana itu berlalu,
Ingin rasanya kan terulang lagi,
Berdua mesra dipelukanmu..,
Hingga terbawa disenyum pagi,

bersama sinar mentari..,
Baurkan serpih bayangmu..,
Terasa tak ingin jauh darimu.

Sabtu, 03 November 2012

Lukaku Dalam






Coba katakan sejujur jujurnya hatimu
Terhadap hari yang berjurai disimpulan senyum senyum kita

Sebenarnya aku harus berkata apa
Hingga sepimu tak menggenapi lukaku

Jika aku adalah kebencianmu
biarkanlah aku menulis semua mimpi
Diberanda ini
Tempat pergumulan kata
Yang berserak tanpa tersusun jemu

Jika aku adalah bahagiamu
Maka kenalilah aku seperti kau mengenal luka baru
Ingin kutuliskan segama jiwaku
Dilembar hatimu
Tentang siapa rindu ini kularungkan

Tapi jangan setimpal
Kau sengaja berada diatas angin
Melayangkan gurauan bayu dipinggangku

Karna aku ingin menulis terus sampai kau membisu
Dalam diamnya lukaku

Jumat, 02 November 2012

Gubuk Tua “Ada Kenanganku Terlupakan”



Teringat sebua desa,
dimana desa itu tersimpan sebuah kenangan yg penuh history
historis tentang aku dan saudara2ku.., Ayah dan Ibuku.
begitu pula dengan cara hidupku.

Kala itu, aku bukanlah seorang pengembara.
juga bukan seorang anak priyai,
juga bukan seorang anak jutawan,
tapi seorang anak buangan..

Kini kehidupan itu terus membayangi dalam kelabu,
kelabu dibuai mimpi…, mimpi tentang seorang anak desa.
Sedih…, pilu…, awal dan akhir masa remajaku..
Masa yang menjadikanku sebagai seorang manusia.

Sekarang aku mulai beranjak dewasa,
tanggung jawabku makin besar dan membosankan,
Aku mencoba memulai namun terkunkung sebauh kegalauan besar.
Yaitu…., tentang kisah yang melantarkan jiwa2 penjatidirianku.

Aku lemah dan tak berdaya,
Aku mengcoba beranjak dan mulai sedikit demi sedikit melangkah lagi,
Tapi semuanya sia-sia saja.., semangatku sudah redup,
tdk seperti masa kecilku, masa yg penuh semangat juang.

“Aku di Gubuk Tua Itu”

By : Edy Buyat

Kamis, 01 November 2012

Aku Terluka




Sebenarnya aku tak ingin mengingat
semua tentang kenangan…
Namun luka ini robek dan terobek lagi…

Aku hanya bisa tertunduk
dan membungkuk menahan perih…
Hingga sehelai keraguan meniti hari…
Sanggupkah aku berjalan dalam renungan jiwa ini…


Aku hanya bisa diam..
Meski anyir diantara jejakku….
Ahh…celotehku hampir kelu…

Sementara malam terus saja membuka inspirasi lelah…

Ingin kusisir kembali tempat keruh dimuara hatiku…
Senyap dan sunyi….Sungguh sepi…..

Diamku keterusan…
Kian menghujat kepongahan…

Jiwaku makin risau..

sementara,
Waktuku hampir mati….


Hari menari diatas penantian…
minggu bergulir mencandaiku…
Bulan terus mengukir setiap imajinasiku…
Tahun tak sempatkan aku lama menunggu…

Kenangan adalah luka…
Detik waktu terus saja berbeda…
Namun aku masih saja sama merasa….
Hening…,
sunyi…,
dan sepi merenggut usia kian renta….
Aku terluka luka….